apa itu kavitasi ?

 

Selain memperhitungkan kekuatan dari material komponen dalam merancang sebuah pompa setrifugal, kita harus memiliki kemampuan dalam mendeteksi sistem dari bahaya kavitasi yang merupakan masalah pokok dari sebuah pompa. Dengan mengetahui tanda-tanda terjadinya kavitasi, dapat mengidentifikasi dengan benar serta memahami metode untuk menghindari kavitasi, kita dapat menjamin kestabilan dari sebuah pompa.

Kavitasi adalah fenomena perubahan phase uap dari zat cair yang sedang mengalir, karena tekanannya turun hingga di bawah tekanan uap jenuhnya.
Hal yang dapat disebabkan oleh terjadinya fenomena kavitasi diantaranya adalah :

  • Suara berisik, getaran atau kerusakan komponen pompa karena gelembung-gelembung fluida tersebut pecah ketika melalui daerah yang lebih tinggi tekanannya
  • Kapasitas pompa menjadi berkurang
  • Pompa tidak mampu membangkitkan tekanan (Head)
  • Berkurangnya efisiensi pompa.

Secara umum terdapat 5 dasar alasan yang menyebabkan terjadinya kavitasi, yaitu:

  1. Penguapan (Vaporisation)
  2. Masuknya Udara Luar ke Dalam Sistem (Air Ingestion)
  3. Sirkulasi Balik di dalam Sistem (Internal Recirculation)
  4. Turbulensi
  5. Vane Passing Syndrome

Dibawah ini merupakan contoh gambar yang menunjukan kerusakan komponen yang rusak karena fenomena kavitasi.



 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: